Bila sebelumnya, sekira pukul 07.30 WITA kondisi Pangkalan Pengisian Bahan Bakar Minyak terbesar di dalam kawasan kota Benteng sempat terpantau sepi dari aktivitas transaksi jual beli bensin.
Namun, menjelang pukul 09.00 hari Hari Senin, (15/11) pagi, ratusan unit kendaraan empat dan roda dua mendadak memadati SPBU milik H. Paharuddin yang terletak di ruas Jalan Pahlawan tersebut. Padahal sebelumnya, pintu sebelah selatan dan utara SPBU tampak tertutup rapat.
Bahkan, tak seorang pun petugas SPBU yang dijumpai berada di sekitar lokasi. Lebih jauh, areal SPBU terlihat diwarnai tumpukan drum kosong berserakan dan parkiran mobil pick up warna coklat, jenis Mitsubishi, DD. 8047 G.
Kendati demikian, pengelolah SPBU bernama Ramina Paharuddin, menyebutkan, “kepadatan ini sudah berlangsung selama beberapa hari. Dan sampai sejauh ini, 11 drum bensin yang di stand by kan pengelolah SPBU setiap paginya, habis terjual sebelum pukul 10.00 WITA.
Kondisi serupa berlangsung pada sore hari. Di mana, bensin yang habis terjual terkadang mencapai 4 sampai 5 drum. Khusus, untuk hari Senin, (15/11) pagi, Pangkalan ini telah menghabiskan sedikitnya 9 drum bensin. Sehingga stock yang tersedia kini, tinggal 7 drum lagi. Lebih jauh Ramina menjelaskan, “sisa stock bensin ini diprediksikan bakal habis pekan ini.(R.05)
